Laman

Jumat, 20 Juli 2012

Aku Tak Mau Terlambat Lagi...!


Waktu menunjukkan pukul 06.00 WIB. Laili masih asyik duduk didepan tivi, melihat acara kesayangannya. “Spoong Bob”
 “Adek,, ayo mandi…! Hari ini hari Senin, waktunya upacara. Harus berangkat pagi-pagi.” Suara Kak Ajeng mengingatkan. Tapi Laili tetap saja tak beranjak dari depan televisi.
 “Ma, Ade’ masih lihat tivi. Sudah Kakak ingatkat tapi nggak mau beranjak juga”. Ujar Kak Ajeng pada Mama, sambil membantu Mama menyiapkan sarapan.
Mama menghampiri Laili yang masih asyik duduk didepan Tivi.  “Ade’, ayo mandi. Waktunya sekolah, coba lihat jamnya..” Mama mengingatkan Laili.
 “Iya Ma,,,” Jawab Laili sambil beranjak menuju kamar mandi.
Jam telah menunjukkan pukul 06.45 wib saat Laili selesai berpakaian seragam dan menyiapkan alat-alat sekolah. Laili keluar kamar menuju ruang makan.
 “Sarapan dulu Dek…” kata Kak Ajeng. “
“Gak usah Kak. Ade’ gak sarapan, nanti terlambat. Kakak antarin ade’ langsung ke sekolah saja.” Kata Laili, khawatir kalau terlambat ikut Upacara.
“Ma, Ade berangkat sekolah dulu. Assalamu’alaikum…” pamit Laili sambil mencium tangan Mama.
“Iya, wa’alaikum salam. Hati-hati dijalan.” Jawab Mama.

***
Sesampai disekolah, ternyata Bapak Ibu guru dan semua siswa sudah berbaris rapi di halaman sekolah. Upacara sudah dimulai, Laili merasa malu sekali ketika Bu Khoir, wali kelasnya datang menghampirinya di gerbang sekolah.
“Assalamu’alaikum Mbak Laili, ayo masuk. Upacaranya sudah dimulai, langsung ikut barisan temannya saja. Sini tasnya Ibu bawakan”. Sapa Bu Khoir.
“Wa’alaikum salam Bu, maaf Laili terlambat.” Jawab Laili sambil mecium tangan Bu Gurunya.
Laili benar-benar malu, ia terlambat datang ke sekolah saat upacara berlangsung. Jadi, semua teman-temannya satu sekolah tau kalau dia terlambat pagi itu.
“Ugghhh… malu banget rasanya. Coba kalau tadi aku nurutin apa yang dibilang Kakak sama Mama, untuk segera mandi dan berhenti melihat televise. Tentunya gak bakal terlambat seperti ini.” Gumam Laili.
Ia sangat menyesal, dan  berjanji pada dirinya sendiri, sejak saat itu ia tak akan melihat tivi lagi sebelum berangkat ke sekolah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar