Laman

Sabtu, 13 Januari 2018

Day 9 Level 7

Sampai pada hari ke 9, dengan berbagai macam kegiatan yang kami lakukan, ada 2 hal yang selalu buat mas mau meninggalkan aktifitas lainnya. Dia hal itu adalah mendengarkan cerita dan menggambar. 

Mendengarkan adalah efek pembiasaan pada game level sebelumnya. Dan karena terbiasa dibacakan, efek selanjutnya adalah mas ingin bisa baca sendiri. Suatu kemajuan yang kami syukuri. 

Pernah suatu ketika ada teman kelas 2 beda pendapat gara² cicak. Apakah cicak boleh dibunuh atau tidak. 

"Bu, cicak nggak boleh dibunuh ya... Kan kasihan. Katanya Habibie cicak boleh dibunuh."
"Boleh ya bu. Katanya Fadhil cicak itu dibunuh." Kata Habibi. 
Dan akhirnya saya pun menjelaskan alasan kenapa cicak boleh dibunuh. 

***
Aha... Dan akhirnya saya temukan kegiatan yang menarik buat Mas. Belajar membaca.  Ada banyak teori yang bilang belajar membaca tak perlu terburu. Tapi karena anak yang minta, saya ambil kesimpulan anak saya sudah siap belajar membaca. 
"Aku suka susu SGM."
Lanjut, saya tunjuk ke bagian yang lain. 
"Lilin, lading. Lilin lading."
Hehehe... Spontan kita tertawa lepas. Lha tulisan pisau dibaca lading. Heu...heu...

Ditengah asyiknya kita belajar membaca, ups... Tiba² aja pemadaman. Apalagi tambah hujan angin. Sekaligus Abi pas keluar. Br... Horor. Baru kali ini menepati rumah baru dengan kondisi pemadaman tanpa ada Abi. 

Aslinya saya agak takut, cuman harus berusaha berani di depan anak. Heh eh... 


Ditengah gelap, Mas membakar ujung sedotan bekas susu hingga meleleh dan jatuh ke lantai. 

"Umi, aku kayak burung ababil."
Apa maksudnya????
"Burung ababil yang jatuhkan api panas ke gajah. Gek gajahnya kalah."
"Subhanallah... Bagus banget Mas." 

Kami lalui malam itu dengan bermain lilin sampai jam tidur, sembari menunggu Abi pulang. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar