Laman

Selasa, 13 Februari 2018

Day 13 Level 8

Pagi ini saya mulai mengenalkan sholat dhuha ke anak. Awalnya putra kami hanya melihat dan menunggu saja. Kemudian saya mengajaknya untuk ikut. Rakaat pertama ok, namun ketika rakaat kedua sudah nggak mau berdiri lagi.

Selesai sholat, saya menjelaskan tentang keutamaan shalat dhuha. Barang siapa yang shalat dhuha, maka rejeki nya akan ditanggung Allah.
"Mas boleh minta apa saja sama Allah, setelah sholat dhuha." Jelas saya. Sejurus kemudian, Mas langsung menyebutkan apa yang diminta.

***
Mengenai yang saku, hari ini Mas hanya jajan seribu saja. Padahal yang yang saya kasih dua ribu.
"Umi aku beli jajannya 2 ya. Eh dua apa satu?"
"Terserah Mas."
"Ini uangnya 4 Um. Jajannya dapat 3?"
"Jajannya dapat 4 Mas, kalau uangnya 4. Itu uangnya 2 ribu. Sebagian ditabung, apa mau dibelikan jajan semu"
"Hmmm... Kalau beli jajan 4 bisa Um?"
"Bisa. Tapi nanti yang ditabung mana?"
"Hari ini aku beli jajan 4, Um. Terus besok aku nggak jajan. Uangnya yang besok mau tak tabung."
Kemajuan ini, bisik hati saya.
"Iya, boleh." Begitu jawab saya.

***
Dan kenyataannya yang terjadi di sekolah adalah ...
"Umi, aku beli jajan satu saja ya. Yang 3 ditabung."
"Iya."
"Eh, beli jajan 2 ya Um."
"Iya."
Dan finalnya Mas beli jajan 2 saja hari ini.
Alhamdulillah... Balita kami bisa menentukan pilihannya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar