Ini adalah pengalaman pertama buat melatih anak lomba bercerita. Alhamdulillah dapat urutan 16. Hahaa... Ada ditengah, untung aja nggak di bawah. Latihan cuman lima sampai sepuluh menit saat istirahat. Itupun nggak rutin, kadang seingat dan selonggar saya aja.
Kenapa???
Lagian saya bingung belum pernah ikutin anak lomba bercerita.
Tapi okelah, ini pengalaman pertama yang perlu di save di sini biar th depan kalau ada lagi bisa dibuat bahan evaluasi.
Pertama, saya berpikir bahwa yang namanya cerita rakyat lokal itu cuman lokal Trenggalek aja. Dan saya sendiri pun belum familiar dengan cerita itu. Mau cari bukunya juga udah langka banget, dan sepertinya itu buku satu-satunya. Beda ama cerita rakyat nusantara yang banyak dijual. Sedangkan Trenggalek nggak masuk di buku cerita rakyat nusantara.
Kedua, minimnya pengalaman saya. Dan juga porsi waktu buat ngelatih anak. Kalau bukan anak dari kelas sendiri kayaknya mau izin manggil anak buat latihan di j pelajaran tu sungkan sama gurunya. Sesang jam istirahat saya harus menyusui. Semoga saja next jadi lebih baik.
Ketiga, perlu buat nyiapin properti pendukung buat bercerita. Secara ini kelemahan saya kalau dalam hal kereaktif begitu. Rafia, boneka, tongkat, kentongan dll. Sebenarnya sederhana sih alatnya. Mungkin karena saya yg belum pengalaman jadi nggak paham apa sih yang biasanya ada dalam lomba bercerita.
Hope next will be better. Getu ajalah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar