Tarik napas sejenak untuk kelas kepompong kali ini. Sekarang kita sudah mulai untuk menyendiri. Nggak ada teman, nggak ada keluarga, dan juga kelompok seperti saat kelas ulat. Yang lebih seru lagi, kita udah gak boleh saling bantu. Harus mulai tega sama orang lain dan fokus pada proses diri untuk menjadi kupu-kupu. Setelah 3 hari merenung dan meraba-raba mind map, akhirnya saya memutuskan untuk ambil tantangan 30 hari Management waktu.
Kenapa management waktu???
Tantangan berat buat saya adalah saat harus berangkat kerja dengan membawa 1 anak dan 1 batita sangat menguras tenaga dan emosi. Kadang kakak susah bangun pagi, kadang masalah bekal yg perlu waktu lama karena adik minta asi di jam pagi. Atau kadang suami mendadak nggak enak badan. Sedang di rumah hanya kita berempat. Pengennya sih sayur untuk pagi beli aja, tapi ternyata suami nggak terlalu suka. Karena rempongnya kegiatan pagi hari, seringkali tanduk nongol mendadak.
Teringat diskusi keluarga uluwatu, saat kita merasa waktu terlalu sempit, itu bukan berarti waktu yang nggak cukup. Tapi waktu kita yang nggak berkah. Dan salah satu kunci keberkahan waktu adalah disiplin sholat di awal waktu.
Nah,,, mulai dari hal tersebut, saya akan mencoba untuk konsisten untuk menjemput berkah waktu di pagi hari. Yaitu, sholat di awal waktu. Hal ini termasuk sesuatu yabg menantang buat saya. Karena saat terdengar adzan, kadang adik nggak mau ditinggal. Akhirnya nunggu sampai anak tenang baru ke kemar mandi. Semoga saja kali ini bisa nemu jeda anak, hingga mereka mau kerja sama.
Ups,,, lupa kalau hari ini baru saja kedatangan tamu. Jadi untuk sementara ini tiap jam sholat tetep akan diusahakan di isi dengan dzikir atau menghafal doa2 dan surat pendek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar