Laman

Selasa, 23 Juni 2020

Jurnal minggu 5 Kelas Kupu-kupu

Tidak hanya keberhasilan saja yg perlu kita rayakan, namun juga tentang kegagalan.  Kenapa??! Karena dengan mengenal kegagalan kita akan tahu dimana letak kesalahan yang harus kita akui dengan legowo dan tau bagaimana cara memperbaikinya.  
Dengan begitu kita bisa merangcang kembali strategi dan cara yang baru untuk mencoba kembali terbang. Karena kita tak mungkin mengharapkan hasil yg berbeda dengan cara yang sama. 

Mengakui Kesalahan as Mentee
Saya kurang dinamis saat menghadapi kondisi yang berbeda. Setelah terbiasa masuk setiap dua hari sekali, selama pandemi, yaitu antara wfh dan wfo kini harus berubah lagi. Masuk sekolah setiap hari persiapan new normal. Setelah berhasil menyesuaikan diri,  saya harus bertemu dengan libur semester genap.  Dan saya liburan @home aja. Hanya ada piket Rabu dan Sabtu untuk masuk sekolah. 
Dan disini saya ditantang kembali untuk komitmen waktu yang otomatis berubah pola. 
Plan minggu ini dalam target portofolio adalah menemukan cara yang paling nyaman untuk menyusun catatan harian anak². Dan saya belum menemukan, atau tepatnya karena saya belum mencari. Masih ada waktu 1 minggu untuk berproses. Semoga bisa maksimal. Karena sebelum liburan ini fokus ngerjakan rapor siswa. 

As Mentor
Saya mengakui masih dalam proses belajar. Selain itu saya kurang fokus sama mentee karena masih awam sama proses mentorship ini. Ditambah lagi hp mulai pusing dan tereset.  Jadi chat sama mentee yg sebelumnya pada ilang. Lupa gak buat back up. Semoga di waktu yg tersisa ini bisa fokus ke mentorship. Dan saya bisa lebih intensif atau berinisiatif mancing ke mentee. Secara saya sendiri tipe yg anteng. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar