Laman

Minggu, 16 April 2023

Insyaa Alla Ada Jalan...

Ketika kau tak sanggup melangkah
Hilang arah dalam kesendirian
Tiada mentari bagai malam yang kelam
Tiada tempat untuk berlabuh
Bertahan terus berharap
Allah selalu di sisimu

Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah ada jalan
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah ada jalan

*****

 

Aku masih banyak berdiam, semalam sudah kutumpahkan semua. Sudah kupasrahkan semua, tinggal menanti bagaimana Allah mengatur semuanya dengan sempurna, tiada cela.

ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ اِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَّهُوَ حَسِيْرٌ 


"Kemudian ulangi pandangan(mu) sekali lagi (dan) sekali lagi, niscaya pandanganmu akan kembali kepadamu tanpa menemukan cacat dan ia (pandanganmu) dalam keadaan letih."

QS. Al-Mulk[67]:4


Seperti biasa, selepas subuh aku bergelut dengan cucian, dan masak buat sarapan anak-anak... Aku mencoba untuk menikmati peranku pagi ini. Kuangkat satu keranjang besar berisi selimut dan sprei bekas muntahan sulungku, satu keranjang bajuku, dan dua keranjang lain baju anak-anak yang kotor. Kucuci dan bersihkan satu per satu, sampai jemuran penuh dengan baju. Jarum jam berputar semakin cepat. Tapat pukul 6.00 aku harus pindah ke dapur. 15 sampai 30 menit harus selesai urusan memasak. Sulung yang kebetulan sakit, tidak puasa, jadi kumasakkan sop kesukaannya. Kuraih si bungsu dalam gendongan, sementara si tengah cukup ku beri kecupan dan segelas susu. 

***

Sejenak aku teringat, wanita penghulu syurga, ummu abiha, sayidah Az-zahra. Betapa repotnya beliau. Putri kesayangan Baginda Nabi pun berpayah-payah dalam urusan rumah tangganya. No kompor gas, no listrik, no mesin cuci, no pompa air, no kulkas. 

Bahkan ketika beliau mengadukan perihal keadaannya, Sang Ayah justru tak memberikan pembantu. Beliau yang Mulia menasehati putri kesayangannya. Sebagaimana yang diriwayatkan dari Ali r.a., ia berkata, Fathimah telah mengadu kepadaku tentang kedua tangannya yang capek membuat adonan dari tepung gandum. Lalu aku berkata, “Jika kamu datang ke bapakmu, maka mintalah pembantu kepadanya.” Lalu Rasulullah saw. bersabda, “Maukah kalian berdua aku tunjukkan sesuatu yang lebih baik untuk kalian dari pada seorang pembantu?, jika kalian hendak mendatangi kasur kalian, maka ucapkanlah 33 kali tahmid, 33 kali tasbih, dan 34 kali takbir.” (HR. At-Tirmidzi). 

Ah, rasanya wajar jika Sayidah Fathimah mengadu pada suaminya. Sepertinya aku tahu bagaimana repot dan lelahnya mengasuh anak-anak yang masih kecil. Sebagai sesama wanita, saya bisa merasakannya. 

Dan dari kisah beliau, saya belajar bahwa inilah kenyataan hidup. Kita harus tetap kuat, sebab hidup akan selalu dibubuhi dengan tantangan. Selama kita masih bernafas akan selalu ada ujian, kesulitan, dan juga tanggung jawab atas semua peran dan pilihan yang kita mainkan. 

****

Alhamdulillah, pagi ini mendapat titik terang. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar