Laman

Kamis, 27 April 2023

Ternyata Kita Keturunan Nabi Nuh

Malam ini alhamdulillah,  bisa bacakan buku buat anak. Meski cuman anak kedua saja. Anak pertama ada di rumah Uti, anak ketiga sudah tidur. Biasanya saya yang lelah banget selepas isya, rasanya mata ini terlalu lengket untuk membaca buku. 😁 

Pilihan buku malam ini jatuh pada seri The Great  Prophet  Muhammad. 😎 Kenapa saya memilih ini,  karena buku ini sepertinya belum lengkap saya bacakan ke anak-anak. Karena biasanya anak perempuan suka bacaan yang menyentuh perasaan dan khas anak-anak dominan penuh gambar. Seperti buku karya Abu Nada, yang bolak balik minta dibacakan. Nah, begitu saya memilih buku The Great Prophet Muhammad, Arraya heran banget sepertinya.  

"Umi mau bacakan aku cerita to?" Tanyanya heran, saat buku yang saya buka ada banyak tulisannya. 
"Iya, mau?" Tanya saya balik. 
"Mau. Tapi Umi apa bisa baca?" Tanyanya polos. Ya Allah, sampai segitunya gambaran dia tentang saya. 
"Bisalah... Umi udah belajar." Jawab saya enteng.

Saya pun membacakan teks yang berjudul Banjir Besar yang ada pada teks pertama. Arraya terlihat  sangat antusias memerhatikan,  beda dengan responnya dulu kala. Setiap saya baca, dia akan ganti baca versinya sendiri dari melihat gambarnya.  Sejak saat itu, saya lebih sering bertanya dari pada membacakan buku untuknya. Bertambahnya usia, membuat bertambah pula lama daya konsentrasinya saat belajar. 


Menjawab Pertanyaan 
Setelah selesai  membaca, saya pun mengajukan pertanyaan yang menurut  saya mudah.
"Manusia yang sekarang ini keturunan Nabi siapa??"
"Hmmmm...." Jawabnya sambil mengernyitkan dahi seraya tersenyum.  
Saya masih menanti,  karena saya tahu anak 4 tahun ini sedang berusaha mengingat  sesuatu yang akan menjadi jawaban.
"Nabi Ibrahim." Tedengar suaranya menjawab pertanyaan saya. Matanya masih tertuju pada gambar yang ada di buku. 
"Besok kita baca lagi ya, ceritanya." Saya mengakhiri cerita malam ini. 
"Ini gambar apa, ini siapa terus ngapain?" Pertanyaan muncul sekaligus 3 soal. 

Owh, jadi kamu tadi berfikir itu to nduk... Batin saya senang mendapat reaksi sedemikian. Dari sini saya pun mendapatkan ilmu baru, betapa pentingnya  peran gambar ilustrasi pada buku anak-anak. Saya menjawab pertanyaannya dengan menjelaskan gambar ilustrasi yang ditunjuk dengan menghubungkan pada teks yang saya bacakan sebelumnya.  

****
Alhamdulillah,  semoga besok kita bisa baca buku lagi ya anak-anak... 😊




Tidak ada komentar:

Posting Komentar