Laman

Rabu, 12 Desember 2012

EXTRO GIRL (Part 3)

PEMUDA ASET BERHARGA


“Harapan Bangsa, Pemuda…! 
Harapan Negara, Pemuda…! 
Harapan Agama, Pemuda…! 
Bahkan harapan Pemudi, tetaplah Pemuda.”

Sewaktu saya masih kecil, Ayah saya sering memutar kaset ceramah Almarhum KH. Zaiunuddin MZ. Itulah cuplikan ceramah Beliau yang saya masih ingat sampai sekarang. Saat itu saya belum tahu apa maksudnya, karena usia saya yang masih anak-anak. Baru sekarang saya tahu apa maksudnya. Betapa besarnya tanggung jawab yang akan dipikul oleh pemuda yang senantiasa menjadi harapan.

Kenapa menjadi harapan??? Wahai kalian yang mengaku remaja, sejak kapan Anda menjadi remaja? Apakah kalian dilahirkan tiba-tiba menjadi remaja? Jawaban kalian sudah pasti bisa saya tebak, ”TIDAK”.

Benar begitukah kawan? Ah… aku lihat senyummu yang tak tulus. Okelah saya akan jelaskan apa maksud dari yang saya katakan.

Remaja yang akan meneruskan estafet kepemimpinan dan pembangunan suatu Bangsa bahkan Dunia.

Menurut pandapat saya, pernyataan itu tidaklah berlebihan. Harus saya akui bahwa itu semua adalah benar adanya. Kenapa?? Karena generasi yang ada saat ini, yang sekarang ini, yang sedang memegang kendali penting di kancah manapun, baik perpolitikan, dunia usaha, dunia pendidikan, semuanya pada saat 10 sampai 20 tahun yang akan datang, mereka akan menjadi sosok yang renta.

Akankah mereka akan tetap memimpin? Tentunya tidak … Lantas siapa yang menurut kalian akan menggantikan mereka? Tentu saja tak lain dan tak bukan adalah kita semua. 10 sampai 20 tahun lagi, kitalah yang akan menjadi pemimpin. Dan semua itu berawal dari apa yang kita lakukan di masa sekarang.

Apa kalian percaya, jika saya katakan bahwa kita semua bisa meramalkan masa depan kita masing-masing? Hmm… Kawan, kenapa kamu mengerutkan dahi? Terbayang olehku, kamu akan menjawab. “Saya bukan seorang paranormal. Mana mungkin saya bisa meramalkan masa depan saya? Bukankah kita tak tahu bahwa apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, jangankan 1 tahun, satu menit bahkan 1 detikpun kita tak tahu. Itu semua rahasia Illahi." 

Saya cuma bisa tersenyum menebak jawaban yang mungkin akan muncul. Tapi yakinlah, saya tak sedang bercanda. Lanjutkan saja membuka halaman selanjutnya, saya akan berikan mantranya untuk meramal masa depan.

(Bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar