Elang Lara di Gerbang Cordoba
Kutarik nafas dalam-dalam. Argh… siapalah aku ini?
Layakkah memintanya berkorban sebagaimana Thariq?
Sedangkan aku bukanlah siapa-siapa. Aku hanyalah sebuah pulau kecil tak bernama, yang bermimpi menjadi kota seindah Cordoba. Beruntunglah ia memilihku menjadi pulau tempat berlabuhnya. Mungkinkah ia adalah seorang yang sengaja dikirim untuk menemaniku mewujudkan impianku?
Kutatap sosok yang ada di hadapanku, Elang itu masih berdiri di sana menantikan jawaban. Aku tak punya pilihan selain mempersilakannya memasuki gerbang hatiku. Biarlah kejora tetap manjadi bagian dari hidupnya di masa lalu. Dan biarlah kubasuh lukanya, memberikan separuh energi, hingga ia mampu terbang lebih tinggi bersamaku. Bersama membangun sebuah kota impian, seindah Cordoba.
“Selamat datang di Cordoba. Ia telah lama menanti kedatanganmu”. Terlihat sebuah senyum terlukis indah di wajahnya.
Polling yang terhitung hanya yang me-like dokumen ini.
Link dokumen www.facebook.com/groups/252649321453254/doc/483823121669205/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar