Laman

Minggu, 10 November 2013

Satu Novel Tembus Penerbit Mayor : Proyek Monumental Tahun 2014


 Motivasi (Kekuatan Diri)

 Menjadi seorang penulis adalah impian saya sejak lama. Namun kendala utama bagi seorang penulis pemula, adalah "menghayalkan banyak hambatan dan rintangan". Alhamdulillah setahun yang lalu, tepatnya Juli 2012 saya menemukan komunitas penulis di dunia maya. Pemilik grup itu menawarkan workshop menulis buku dalam 30 hari, dengan transfer 50.000,-. Dibanding dengan pelatihan menulis yang lain, itu termasuk nominal termurah yang saya temui, meski besar untuk ukuran kantong saya. Pelatihan itu saya ikuti selama sebulan penuh, dan diminggu terakhir, penyelenggara memberikan tantangan menulis satu buku (sekitar 100 halaman A4) dalam waktu 1 minggu. Siang malam hampir saya tak pindah dari depan komputer, hingga saya terhenti pada halaman ke-70 hingga waktu berakhir. Spontan saya tak lagi nongol di dunia maya lagi, serasa mabuk bin eneg dengan menulis. Ingin rasanya mengubur mimpi dalam-dalam agar tak lagi muncul di permukaan. 

Pihak penyelenggara masih berupaya untuk memotivasi saya dan menambah waktu 1 minggu lagi, meski pemenang tantangan itu telah diumumkan. Namun sayang, otak saya seoalah seperti motor baru yang masih keluaran dealer yang langsung dikendarai nonstop tanpa pemanasan. Dalam perpanjangan waktu 1 minggu itu hanya mendapat tambahan 10 halaman saja. Hingga berhentilah pada halaman ke-80. Untuk dicetak indie, memerlukan dana sekitar 700.000,-. Lagi-lagi kendala masalah dana, hingga saya putuskan untuk posting buku perdana saya dalam bentuk e-book di internet. 

 Tahun 2013, akhirnya saya hanya ikut dalam proyek-proyek antologi. Hingga dana penerbitan bisa ditanggung bersama dan lebih ringan. Selain itu, naskah yang harus saya tulis juga tidak terlalu panjang dan memberatkan. Hitung-hitung untuk latihan merutinkan kegiatan menulis dulu. Kini telah terbit sekitar 18 antologi, baik cerpen, puisi, dan juga novel. Ada satu buku antologi yang diterbitkan oleh penerbit Mayor. Alhamdulillah, senang sekali rasanya.

 Peluang 

Dalam setahun ini saya berkenalan dengan beberapa penulis, baik senior maupun junior, meski hanya di dunia maya. Berinteraksi dengan mereka membuat saya memiliki semangat, dan tentunya bisa mengenyam ilmu kepenulisan yang selama ini belum saya miliki. Sehingga jika saya menemukan kendala dalam proyek ini, saya bisa meminta saran dan masukan dari beliau-beliau yang senior. 
Kedua, sebagai seorang istri, tentunya dukungan dari suami sangatlah penting. Alhamdulillah, suami mendukung saya untuk tetap menulis. Fasilitas internet dan laptop sebagai modal awal untuk menulis telah saya miliki.
 Ketiga, meski hanya sekali, setidaknya nama saya pernah muncul dalam daftar penerbit Mayor. Semoga ini menjadi pertanda baik dan menyulut semangat awal saya menyongsong mimpi tahun 2014.

Proyek Monumental 2014 
 
  Menerbitkan satu novel solo di penerbit mayor. Bismillahirrahmanirrahiim, semoga proyek ini terwujud. 
 Bulan pertama:
1. Tahap awal, mencari konsultan seorang novelis yang bersedia membantu proses awal (pendampingan) untuk sharing tema agar kedepannya bisa menjadi tulisan yang tidak klise.
2.  Pengumpulan data untuk persiapan menulis novel. 
3.  Menentukan genre novel. 

Bulan kedua:
1. Penyelaman tokoh, dan pembuatan sinopsis.

Bulan ketiga hingga ketujuh:
Memulai  menulis naskah

Bulan ke-delapan:
1. Survey penerbit, kirim sinopsis dan bab pertama novel ke penerbit mayor
2. Pengendapan naskah

 Bulan sembilan:
1. Edit naskah
2. Menanti harapan balasan dari penerbit mayor

Bulan sepuluh sampai dua belas:
1.  Kirim naskah ke penerbit lain.
2, Jika belum diterima juga, terbitkan indie atau buat e-book dan disebar gratis via internet. 
3. Buat plan baru untuk tembus mayor di tahun 2015. 


ANDALUSIANA CORDOBA 

2 komentar:

  1. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Unggulan : Proyek Monumental Tahun 2014
    Akan saya catat sebagai peserta
    Keep blogging
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam hangat sekali dari Trenggalek Pak Dhe... Moga ketularan semangat karyanya.

      Hapus