Laman

Rabu, 07 Maret 2018

Rabu Baca Buku "Anakku Hebat Penuh Bakat"

Pengarang: Muhammad Subhi Abdussalam
Judul Asli: Tanmiyatu Mawaahiba wa Mahaarati lithifli
Judul Terjemah: Anakku Hebat Penuh Bakat (Menemukan Potensi dan Bakat Anak Sejak Usia Dini)
Jumlah Halaman: 154
Tahun: 2014
Penerbit: Tayiba Media, Kartasura-Solo



Membaca buku ini membuat saya menelisik masa silam. Bagaimana saya yang hingga saat ini bahkan masih meraba, apa potensi dan bakat saya. Bahkan saya seringkali bertanya, apakah menekuni dunia pendidikan ini memang bakat saya? Atau karena memang saya tidak memiliki ketrampilan lain selain itu? Atau mungkin lingkungan kecil saya yang kurang dalam merangsang atau memperkaya wawasan saya?

Terlebih pada bagian awal bab pertama, penulis buku ini telah menjelaskan bahwa bakat dan kreatifitas merupakan anugerah dari Allah kepada manusia. Bakat ibarat biji yang telah ada sejak manusia itu dilahirkan. Ia dapat tumbuh dan berkembang atau sebaliknya dapat kering dan kemudian mati.

Jika demikian, peran untuk mengoptimalkan bakat yang telah ada ini sepenuhnya ada pada orangtua. Kenapa?? Karena pada masa awal kehidupan anak, anak masih tergantung penuh pada kedua orangtuanya.

Dari sini saya merasa sangat beruntung dan bersyukur. Setidaknya dengan membaca buku ini, saya mendapatkan pencerahan. Buku setebal 154 halaman ini menyuguhkan bahasan yang ringkas. Tidak membosankan dan terlalu memberatkan bagi saya yang masih belajar untuk mulai konsisten membaca buku.

Pada bagian awal buku ini menyuguhkan tentang bakat dan kreatifitas. Bagaimana cara mengenali ciri anak berbakat, cara mengembangkan dan mendidik mereka. Tak ketinggalan juga pemaparan tentang profil tokoh yang sukses dalam mengembangkan bakatnya, seperti Ahmad Zewail, Bill Gates, Khalid bin Walid, Galilio Galilei, Al Hasan bin Al Haitsam dan Stephen Hawking.

Pada Bab selanjutnya dibahas tentang kreatifitas anak. Hal ini meliputi faktor pendukung dalam menumbuhkembangkan kreatifitas, mengaktifkan daya imaji anak, dan bagaimana cara memberikan pendampingan terhadap bakat anak.

Pada Bab selanjutnya dibahas mengenai pendampingan anak pada tahun pertamanya sampai pada tahapan sekolah. Dan dilanjutkan dengan penjelasan praktis untuk menumbuhkembangkan kecerdasan majemuk anak.

Dua bab terakhir itulah yang paling saya suka. Karena menyuguhkan pembelajaran aplikatif yang dapat langsung diterapkan bersama anak. Sehingga sangat membantu peran orangtua dalam mengasah, mengembangkan dan memotivasi anak agar melejitkan bakatnya. Agar tidak terjadi penyesalan dikemudian hari, karena jika anak memiliki bakat yang hebat, namun kita sebagai orangtua kurang peka dan tidak mau tahu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar