Laman

Kamis, 07 Mei 2020

Jurnal 1 kelas kupu-kupu

Jurnal 1 kelas kupu-kupu.

Kali ini kita ditantang untuk menjadi mentor dan mentee sekaligus. Wow,,, rasanya Pengen ngumpet dan nyerah. Pasalnya saya nggak ngerti skill saya dibidang apa, dan apa kelebihan saya yang layak untuk dibagi dengan orang lain. Saya memilih untuk menghindari interaksi yang terlalu intens agar tidak menimbulkan gesekan.

Ternyata di sini malah ditantang untuk menyelesaikan sesuatu yang telah kita mulai, atau mundur dan mengulang kembali sedari awal. So, mau nggak mau saya harus tetap maju. Kayak Warkop DKI, maju kena mundur kena. 😅

Pertama, saya milih menjadi mentee. Saya nyari mentor yang mau ngajarin saya tentang cara membuat portofolio anak, dan juga cara menyusun rencana HS atau HE. Namun setelah scroll jauh.... Kok belum nemuin yang seperti itu. Akhirnya saya menunda. Mungkin belum banyak yang isi, karena masih pada bingung kali ya, macam saya. 🙈

Hari selanjutnya saya mendaftar jadi mentor untuk manajemen waktu. Sekaligus melamar jadi mentee dari Bunda Tami Asyifa. Saya tertarik dengan beliau yang memiliki 5 hafidz dari 7 putra-putri. Sedang 3 terakhir menjalani HS. Bismillah saya pun melamar beliau. Sambil deg degan saya matikan laptop dan tidur.

Besoknya baru intip messenger, ada 10 orang yang inbox saya. OMG,,, kaget banget. Gimana saya harus memilih. Ternyata, ada 5 mentor dan 5 mentee. Setelah ngobrol, saya pun harus memilih. Saya memilih mbak Tami sebagai mentor dan menerima 4 mentee.

Semoga kita bisa belajar bersama sampai 8 Minggu kedepannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar